Full body safety harness yaitu
perlengkapan untuk melakukan pekerjaan di ketinggian
untuk melindungi kemungkinan orang terjatuh dari tempat ketinggian yang tidak disertai dengan pengamanan.
Periksa sebelum dan setelah penggunaan dan pemeriksaan safety harness minimal enam (6) bulan sekali.
Full body safety harness digunakan di segala situasi di mana pekrja bekerja di ketinggian di mana ada kemungkinan untuk jatuh dari ketinggian lebih dari dua (2) meter atau di segala situasi di mana prosedur kerja menyatakan bahwa harness harus digunakan.
Ada dua (2) tipe pemeriksaan yang harus dilakukan jika kita akan menggunakan safety harness, yaitu :
untuk melindungi kemungkinan orang terjatuh dari tempat ketinggian yang tidak disertai dengan pengamanan.
Periksa sebelum dan setelah penggunaan dan pemeriksaan safety harness minimal enam (6) bulan sekali.
Full body safety harness digunakan di segala situasi di mana pekrja bekerja di ketinggian di mana ada kemungkinan untuk jatuh dari ketinggian lebih dari dua (2) meter atau di segala situasi di mana prosedur kerja menyatakan bahwa harness harus digunakan.
Ada dua (2) tipe pemeriksaan yang harus dilakukan jika kita akan menggunakan safety harness, yaitu :
- Visual Check – untuk tanda-tanda yang nyata sat digunakan, kerusakan komponen seperti tali yang robek, sambungan yang bengkok atau patah, jahitan yang terburai, dll
- Tactile Check – Menyentuh setiap bagian harness dengan tangan untuk mengidentifikasi adanya kerusakan yang terlewat dengan visual check.
- Memastikan bahwa tali pada safety harness tidak ada yang terpelintir, pastikan dan lepaskan setiap pengencang
- Memastikan bahwa harness sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku
- Memastikan bahwa tidak ada pemakaian yang berlebihan, karat atau kontaminasi bahan kimia (minyak, oli, cairan, dll)








0 komentar:
Posting Komentar